Diduga Dana Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Tidak Tepat Guna, Warga Pertanyakan Anggaran UPTD Wilayah 6

Fajarinfoonline.com,”Sinjai— Sejumlah warga dari Desa Arabika dan Desa Kompang, Sulawesi Selatan, mengeluhkan kondisi jalan dan jembatan yang melintasi perbatasan Sinjai-Malino yang rusak parah dan terkesan diabaikan selama bertahun-tahun. Jalan tersebut berada di bawah pengawasan langsung UPTD Wilayah VI Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan.

Warga menduga kuat bahwa tidak ada pemeliharaan rutin yang dilakukan, termasuk penambalan jalan maupun perbaikan jembatan, seperti yang semestinya menjadi tanggung jawab pihak pelaksana teknis.

“Kami tidak pernah melihat ada aktivitas pemeliharaan di sini, padahal kerusakan sudah cukup parah sejak lama. Apalagi di ruas jalan yang berada di Desa Kompang sudah terjadi longsor,” ungkap salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait ke mana sebenarnya dana pemeliharaan rutin jalan dan jembatan dialokasikan. Fajarinfoonline.com tengah melakukan investigasi lebih lanjut guna mencari kejelasan terkait penggunaan anggaran tersebut.

Pihak redaksi telah menghubungi UPTD Wilayah VI dan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendapatkan konfirmasi dan tanggapan resmi. Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait belum memberikan pernyataan.

Investigasi ini dilakukan demi memastikan apakah rutinitas pemeliharaan jalan dan jembatan, sebagaimana diatur dalam regulasi, benar-benar dijalankan. Jika terbukti tidak dilakukan, hal ini bisa mencerminkan adanya kelalaian dalam pengelolaan infrastruktur vital yang berdampak langsung pada keselamatan dan mobilitas masyarakat.

Fajarinfoonline.com berkomitmen untuk terus menelusuri kasus ini hingga tuntas dan akan menyampaikan laporan lengkap setelah seluruh data dan keterangan yang diperlukan diperoleh.

Tim Investigasi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *