Eks Kabid Dikdas Diknas Mura Dilaporkan MREW

 

 

Musi Rawas – Anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang di gelontorkan pemerintah pusat ke daerah dimana dana tersebut di gunakan pembangunan sarana prasarana sekolah.

Pemkab Musi Rawas Pendidikan Diknas setiap tahun selalu mendapatkan kucuran dana DAK, dimana dana DAK tersebut dikelola melalui bidang pendidikan dasar (Dikdas).

Pada tahun 2021 kegiatan Dana DAK di kelola dibawah naungan kepala bidang pendidikan dasar yang mana Kabid tersebut tahu memprioritaskan sekolah mana yang layak untuk di berikan bantuan dana DAK untuk membangun Ruang Kelas Belajar, namun kenyataan nya masih ada cara tebang pilih dan unsur kedekatan kepala sekolah dengan Kabid Diknas, bahkan di di sinyalir Kabid Diknas menerima bagian persen dari pihak sekolah yang mendapatkan dana DAK.

Baca:  MAWAN, S.H.: Kinerja Penyidik Krimsus Polda Sultra dalam Perkara LP2B di Butur Diduga Langgar SOP, Presiden Diminta Copot Kapolda

Menurut Musi Rawas Election World (MREW) melalui kordinator nya Samsino di duga tahun 2021 ada nya pemotongan Dana DAK yang tidak jelas peruntukan nya dilakukan oleh Kabid Dikdas Hartoyo, Tahun 2021 penyimpangan dana DAK Diknas Mura akan kami laporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) karena sampai sekarang mantab Kabid Diknas tidak pernah tersentuh proses hukum ini ada apa setiap laporan yang dilaporkan. Ujar samsino

Baca:  PENGGIAT HUKUM MAWAN S.H: TIPIDTER POLDA SULTRA SEGERA TETAPKAN TERSANGKA KASUS DUGAAN PEMBANGUNAN PUSKESMAS DI ATAS LAHAN LP2B BUTON UTARA

Berdasarkan data Tahun 2021 dan 2022 meminta pihak jaksa agar menindak lanjuti laporan kami nanti, tidak ada nama nya korupsi walaupun tahun anggaran sudah terlewati itu bisa di proseskan sesuai dengan data dan keterangan saksi dengan demikian MREW meminta pihak APH bisa menindak lanjuti laporan kita.

Terpisah, awak media mengkonfirmasi eks Kabid Dikdas yang sekarang di Bappeda kamis (12/3) namun saat di hubungi tidak memberikan komentar nya di duga dari sumber setiap ada nya tindakan laporan mengenai dan terkait nya selalu di selesaikan dengan kekeluargaan oleh mantan Kabid Dikdas

Baca:  Koperasi Serba Usaha (KSU) Bina Duta Yang Diketuai Andry Yusuf Diklaim Masih Sah, Pengelolah Pasar Butung Makassar.

Tinggalkan komentar