KKSS PULANG KAMPUNG Momentum Memperkuat Indentitas Bugis-Makassar

 

 

 

FAJARINFOONLINE.COM,”MAKASSAR SULSEL — Nilai luhur Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge’ kembali menggema dalam perhelatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Hari Ulang Tahun Ke-49 Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Dengan mengusung tema “KKSS Pulang Kampung”, momentum ini menjadi lebih dari sekadar perayaan—ia menjadi panggilan batin bagi seluruh perantau Bugis-Makassar untuk kembali pada akar budaya dan jati diri.

Tema tersebut bukan hanya slogan seremonial, tetapi pesan mendalam yang mengingatkan masyarakat Sulawesi Selatan di mana pun berada bahwa nilai-nilai leluhur tetap hidup dan relevan. Pulang kampung dimaknai sebagai perjalanan spiritual: kembali meneguhkan identitas, menguatkan ikatan kekeluargaan, serta menghormati tanah kelahiran yang telah menumbuhkan langkah generasi perantau.

Baca:  Kuasa Pendamping PT TBS Minta Pihak Terkait Tidak Sepihak dalam Menyampaikan Informasi

Dalam tradisi Bugis-Makassar, pulang kampung membawa simbol penghormatan dan tanggung jawab. Di momen inilah nilai siri’ na pacce kembali ditegakkan—harga diri yang dijaga dan solidaritas yang mengikat sesama. Melalui gelaran Mukernas dan HUT ini, pesan tersebut kembali dihidupkan dan dirayakan bersama.

Sebagai organisasi yang telah berusia hampir setengah abad, KKSS terus menjadi rumah besar bagi seluruh warganya. Ruang ini bukan hanya tempat mengenang budaya, tetapi wadah untuk bertumbuh, berkarya, dan berkolaborasi. Di usia ke-49, KKSS semakin memperkuat peran strategisnya dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, UMKM, budaya, pemberdayaan perempuan, hingga penguatan ekonomi dan digitalisasi.

Baca:  Pelayanan Cepat & Terbaik Merupakan Wujud Bela Negara Jasa Raharja

Spirit A’bulo Sibatang—bersatu dalam satu tujuan—terasa nyata dalam setiap program dan langkah yang ditempuh KKSS. Kebersamaan menjadi kekuatan utama yang membuat organisasi ini mampu melewati dinamika zaman, tanpa kehilangan jejak pada akar budaya.

Momentum “KKSS Pulang Kampung” diharapkan menjadi energi baru untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kontribusi perantau Bugis-Makassar di berbagai daerah, serta meneguhkan kembali komitmen menjaga warisan leluhur. Sebab pada akhirnya, pulang kampung bukan hanya kembali pada tempat asal, tetapi kembali pada nilai yang membentuk diri dan peradaban.

Baca:  BBPJN Sulsel Hadiri Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana yang digelar di Lapangan Polda Suslel

Tim Media Makassar

Tinggalkan komentar