Fajarinfo@online.com,”Dewan pengurus wilayah asosiasi dan Forwarder indonesia provinsi sulawesi tenggara ( ALfI/IlLFA), dalam keterangan kepada dewan pimpinan wilayah lumbung informasi rakyat sulawesi tenggara bahwa pihak sabandar kendari tidak mampu memberikan kenyamanan pihak perusahaan AlFI /ILFA . Dalam melakukan aktifitas di pelabuhan pelindo kendari padahal pihak nya sudah mematuhu semua proses adminitrasri dalam melakukan pekerjaan di pelabuhan sudah terpenuhi . Maka dari itu pihak dewan pimpinan pengurus wilayah asosiasi logistik dan Forwarder indonesia mengangap pihak sabandar dan pelindo tidak bertanggungjawab atas adanya beberapa peralatan jasa bongkar muat logistik di PT pelindo yang mana ada kelompok kelompok masyarakat melakukan penyanderaan alat yang di pake untuk bekerja di pelabuhan pelindo
Dewan pimpinan wilayah lumbung informasi rakyat sulawesi meminta pihak sabandar dan pelindo agar lebih tegas dalam mengambil langkah langkah yang bijak.. sebab kalau di biar maka semua pengguna jasa di pelabuhan pelindo akan merasa di rugikan dan negara wajib hadir dalam permasalahan di dua TKBM yang bertikai , saling mengklaim yang pada akhirnya sudah dua hari aktifitas dipelabuhan kendari terhenti aktifitas
Dan kepolisian harus bertindak agar mengantisipasi adanya konflik di pelabuhan .. dan pihak KUPP pelabuhan kendari dan PT pelindo harus ikut bertanggungjawab atas insiden tersebut.
Laporan Tim