MAWAN Apresiasi Kinerja TIPIDTER Polda Sultra: Kasus LP2B Buton Utara Diduga Naik ke Tahap Penyidikan

Fajarinfoonline.com,”Buton Utara– Penggiat hukum Kabupaten Buton Utara, Mawan, S.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah cepat dan tepat Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polda Sulawesi Tenggara terkait penanganan kasus dugaan pelanggaran Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Desa Soloy Agung, Kabupaten Buton Utara.

Kasus ini berkaitan dengan pembangunan Gedung Puskesmas Soloy Agung tahun anggaran 2024 yang diduga berdiri di atas lahan LP2B. Menurut informasi, pada Jumat (22/8/2025), Tipidter Polda Sultra telah menggelar perkara dan kasus tersebut diduga telah meningkat ke tahap penyidikan (sidik).

Baca:  PEMUDA DESA PENEMU EMAS UBAH NASIB DESA TERPENCIL DI PEDALAMAN SUMATRA

“Saya mengapresiasi kinerja penyidik Tipidter Polda Sultra yang bekerja ekstra keras sehingga kasus ini terang benderang dan tidak menjadi isu liar di masyarakat, baik di Sulawesi Tenggara secara umum maupun di Kabupaten Buton Utara secara khusus,” ungkap Mawan saat diwawancarai di salah satu warkop di Butur, Senin (25/8/2025).

Mawan menjelaskan, dalam hukum Indonesia, ketika suatu perkara “naik sidik” berarti status kasus telah meningkat dari penyelidikan ke penyidikan. Hal ini menunjukkan bahwa penyidik telah menemukan bukti awal yang cukup untuk menduga adanya tindak pidana, sehingga mereka dapat melangkah lebih jauh untuk mengumpulkan bukti yang lebih kuat serta menetapkan tersangka.

Baca:  Kapolda Sulsel Menerima Penghargaan Kompolnas Award 2022

Lebih lanjut, Mawan menegaskan bahwa dirinya, baik secara pribadi maupun kelembagaan, mendukung penuh langkah Tipidter Polda Sultra dalam mempercepat proses pengungkapan dan publikasi nama-nama terduga tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran LP2B tersebut.

“Saya mendukung penuh kerja-kerja penyidik Tipidter Polda Sultra. Semoga kasus ini segera tuntas dan jelas, sehingga ada kepastian hukum dan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak,” pungkasnya.

Baca:  Sejumlah Warga Buakana Gelar Aksi Demo di Depan Kantor Kecamatan Rappocini, Tuntut Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Lurah

Tinggalkan komentar