
Fajarinfoonline.com,”Pegawai honorer Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan menghadapi tantangan keuangan yang serius. Pasalnya sejak dua bulan terakhir belum menerima honor. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan ketidakpuasan di kalangan pegawai honorer, demikian diungkap sumber kepada redaksi media, 4 Maret 2024.
Sumber memaparkan, terhitung Januari 2024 hingga saat ini mereka belum mendapatkan apa yang seharusnya menjadi haknya yakni berupa upah honor. Dimana upah tersebut menjadi satu-satunya harapan untuk menopang kelangsungan hidup keluarga mereka. Termasuk untuk biaya pendidikan anak sekolah.
Lebih rinci sumber menguraikan yang juga sebagai pegawai honorer di Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, sekiranya ada dua ratusan pegawai honor yang belum menerima haknya.
Keterlambatan pembayaran gaji ini juga telah menyebabkan ketidakstabilan keuangan bagi pegawai honorer. Mereka tidak dapat membayar tagihan bulanan mereka seperti listrik, air, dan telepon. Ditambah beban finansial yang semakin meningkat membuat mereka merasa tertekan dan khawatir tentang masa depan mereka.
Selain itu, persoalan keuangan ini juga berdampak pada kesehatan mental pegawai honorer. Mereka merasa tidak dihargai dan diabaikan oleh pemerintah daerah.
Sekilas ada rasa frustrasi dan kekecewaan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Mereka merasa bahwa mereka tidak mendapatkan perlakuan yang adil dan setara dengan pegawai tetap.
Jika demikian adanya, tentunya hal ini, akan berdampak pada kinerja pegawai honorer. Mereka merasa tidak termotivasi dan kurang bersemangat dalam menjalankan tugasnya.
Hingga berita diterbitkan, belum ada kepastian kapan tenaga kontrak di Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan haknya layaknya pegawai lainnya.
Laporan,”Tim






