HUT ke-81 TNI Digelar Sederhana, Laksda Andi Azis Soroti Empati dan Ancaman Siber

MAKASSAR — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026 digelar secara sederhana,

namun tetap berlangsung khidmat. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi bagi jajaran TNI untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat sekaligus menghadapi perkembangan ancaman yang semakin kompleks.

Dalam peringatan tersebut, Laksamana Muda TNI (Laksda) Andi Azis menyoroti pentingnya membangun empati dan kepedulian terhadap masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas prajurit.

Menurutnya, kekuatan TNI tidak hanya diukur dari kemampuan pertahanan dan kesiapan personel, tetapi juga dari sejauh mana prajurit mampu hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Empati menjadi bagian penting dalam pengabdian. Prajurit harus mampu memahami kondisi masyarakat dan hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Laksda Andi Azis.

Selain persoalan sosial, Laksda Andi Azis juga mengingatkan adanya perubahan bentuk ancaman di era digital. Ancaman terhadap keamanan nasional saat ini tidak hanya datang dalam bentuk konvensional, tetapi juga melalui ruang siber.

Perkembangan teknologi digital, menurutnya, harus diikuti dengan peningkatan kemampuan dan kewaspadaan seluruh jajaran TNI. Serangan siber, penyebaran informasi palsu, hingga berbagai bentuk gangguan terhadap sistem informasi menjadi tantangan yang tidak boleh dianggap remeh.

“Ancaman siber harus menjadi perhatian. Perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan sumber daya manusia dan sistem pertahanan yang memadai,” tegasnya.

Peringatan HUT ke-81 TNI diharapkan tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di tengah perubahan lingkungan strategis dan perkembangan teknologi yang begitu cepat, TNI dituntut semakin profesional, adaptif serta tetap dekat dengan rakyat.

Dengan mengedepankan profesionalisme, empati dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman baru, TNI diharapkan mampu terus menjalankan tugas pokoknya sebagai garda pertahanan negara sekaligus menjadi kekuatan yang hadir untuk rakyat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *