Kepala SMP Negeri 1 Lubuk Linggau: Oknum Guru Sudah Diamankan Polisi

Fajarinfoonline.com,”Lubuklinggau-Oknum guru SMP Negeri 1 Lubuk Linggau, inisial A yang diduga mencabuli siswi sudah diamankan pihak Polres Lubuk Linggau.

Hal ini seperti dijelaskan PLT Kepala SMPN 1 Lubuk Linggau, Anita Efriati, Selasa 23 September 2025, saat ditemui awak media usai kedatangan Wali Kota Lubuk Linggau H Rachmat Hidayat.

“Tadi pagi sudah diamankan. Sebenarnya sudah dari malam tadi, kami himbau, tapi dia tidak aktif,” jelas Anita Efriati.

Ditambahkan Anita Efriati, oknum guru tersebut kemudian diminta kerjasamanya, karena ia (oknum guru, red) harus meminta perlindungan, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Baca:  Kaltim Siap Luncurkan 1.038 Koperasi Merah Putih, Lempake Samarinda Jadi Lokasi Percontohan Utama

“Alhamdulillah ia mau bekerjasama untuk memudahkan penyelesaian masalah ini,” tambah Anita Efriati.

PLT Kepala SMPN 1 Lubuk Linggau, Anita Efriati menjelaskan pihak sekolah baru mengetahui kejadian ini pada Senin 22 September 2025 siang. Karena siswa heboh.

Ternyata diketahui kejadiannya pada Sabtu dua pekan lalu. “Gurunya sudah dinonaktifkan, untuk tindak lanjut Inspektorat dan BKPSDM yang menentukan,” jelasnya.

Baca:  Kapolda Sulsel Serahkan 100 Paket Sembako ke Korban Banjir di Makassar

Selain itu, Anita Efriati menjelaskan sesuai dengan saran Dinas Pendidikan (Disdik) Lubuk Linggau dan juga pihak terkait lainnya, maka akan diberikan pendampingan psikolog untuk korban.

“Kami berikan psikolog untuk anak sesuai saran dari Dinas Pendidikan, kemudian buka posko pengaduan sesuai saran pihak terkait,” tegasnya.

Kasus ini diinformasikan sudah dilaporkan pihak korban pada Senin 22 September 2025 malam. Dan pihak penyidik saat ini sedang melakukan proses penyelidikan.

Baca:  Dukung Program Asta Cita Presiden RI, Polda Sultra Sosialisasikan Bahaya Judi Online di SMKN 2 Kendari

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi melalui Kasat Reskrim AKP Kurniawan Azwar didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ipda Kopran Maryadi membenarkan pihaknya sudah menerima laporan jumat (10/10)

“Laporannya sudah kami terima semalam. Sekarang sedang dalam proses penyelidikan,” jelasnya, Selasa 23 September 2025.

Khairu

Tinggalkan komentar