Pengabdian Masyarakat, Prodi Agroteknologi UMMA Ikut Kampanye Bebas Sampah

Fajarinfoonline.Com, Maros – Universitas Muslim Maros (UMMA) merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta bertaraf Universitas yang ada di Kabupaten Maros yang memiliki Fakultas Pertanian, Peternakan Kehutanan (FAPERTAHUT). Pada jurusan Pertanian, terdapat Prodi Agribisnis dan Prodi Agroteknologi.

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Ditjen KSDAE, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melakukan Kampanye dan Aksi Bebas Sampah pada hari Jum’at, 9 Juni 2023 di Camping Area Biseang Labboro dan Site Karaenta pada Resor Pattunuang, SPTN Wilayah II Camba

Dalam kegiatan Kampanye dan Aksi Bebas Sampah tersebut, Prodi Agroteknologi FAPERTAHUT UMMA mengikutsertakan 10 orang Mahasiswa sesuai dengan permintaan panitia kampanye.

Dalam keterangannya, Ketua Prodi Agroteknologi, Ibu Dr. Andi Herwati, S.P., M.Si mengemukakan bahwa ikut serta dalam kegiatan kampanye dan aksi bebas sampah merupakan bentuk pelibatan Kampus UMMA dalam rangka pengabdian masyarakat yang sejalan dengan visinya sebagai pelestari lingkungan dan kearifan lokal.

Lebih lanjut, Ibu Herwati menyebutkan bahwa sebagaimana kita ketahui bersama, Hutan bukan tempat sampah karena didalamnya terdapat keanekaragaman hayati yang hidup dan berkembang dalam kesatuan ekosistem. Seperti misalnya di Hutan Konservasi Karaenta ini terdapat satwa yang dilindungi seperti Monyet Hitam Sulawesi ( Macaca maura ) yang tentunya akan mengais sampah jika ingin mencari makanan. Hal ini sangat berdampak negatif terhadap lingkungan satwa. Belum lagi, sampah tersebut dapat mencemari lingkungan, estetika yang kurang elok karena berada di jalan poros Maros-Bone, sehingga memang butuh kepedulian bersama untuk menangani sampah di Karaenta.

Selain dari pihak TN Bantimurung Bulusaraung, turut hadir dalam kegiatan tersebut, Yonif PR 433/JS, Prodi Agroteknologi UMMA, Prodi Konservasi UNHAS, Camat Simbang, DLH Kab. Maros, Pemerintah dan Masyarakat Desa Samangki dan Desa Labuaja, Manggala Agni Brigade Macaca, UPT KLHK, pihak LSM/NGO, serta pihak elemen masyarakat lainnya.

Laporan Reporter : (EH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *