
Fajarinfoonline.com,”Gowa, 6, juni, 2024. Perbaikan jalan dan saluran pembuangan air di jalan nuri kelurahan bonto bontoa kecamatan somba opu,di tahan oleh salah satu warga inisial, ys, yang mengaku pemilik tanah tersebut yang akan di aspal oleh pemerintah setempat ,
Ys, menyatakan didepan warga dan pemerintah setempat bahwa jalan ini masih miliknya yang sampai saat ini belum dijual dan tidak pernah di hibahkan kepada pihak manapun juga
Namun perkataan, ys, langsung mendapat protes dari warga lain yang termasuk penduduk asli yang sudah turun temurun tinggal di sekitaran jalan tersebut warga langsung menyampaikan kepada, ys, bahwa jalan ini sudah di hibahkan oleh pemilik aslinya yang berinisial, dk, beberapa puluh tahun lalu
Warga juga menuturkan kepada pemerintah setempat bahwa pemilik tanah ,dk, sebelum meninggal dunia, dk, sudah menghinakan kepada pemerintah setempat dan dibuatkan jalan untuk warga sekitar
Bahkan jalan tersebut diberi nama, jaln, draba dg kio, pemilik tanah yang terdaftar di kelurahan maupun di kecamatan somba opu
Warga kesal dan protes kepada, ys, yang mengaku pemilik tanah tersebut sedangkan, ys, hanyalah pendatang baru di jalan nuri bonto bontoa kecamatan somba kabupaten gowa
,ys, juga mengaku bahwa tanah yang di tempati saat ini memiliki surat hak milik /sertifikat termasuk jaln tersebut
Namun warga dan pemerintah setempat pernah meminta kepada, ys, untuk diperlihatkan surat tanah tersebut sedangkan, ys, tidak pernah di perlihatkan sampai saat ini
Dengan adanya protes ,bpk camat somba opu agussalim beserta lurah bonto bontoa, H, azis, dan lingkungan bonto bontoa, turun langsung ke lokasi tersebut dan langsung ke rumah, ys, dan mempertanyakan alasannya dan alas hak yang di miliki
Tidak berselang lama akhirnya camat somba opu agussalim beserta lurah bonto bontoa, menerankan kepada warga yang tinggal di sekitaran jalan tersebut bahwa pengerjaan jalan tetap di lanjut dan ini perintah langsung dari bupati gowa camat somba opu agussalim, juga menuturkan kepada warga yang tinggal di sekitaran jalan tersebut agar tidak lagi ada perdebatan adu mulut dengan, ys, untuk kelancaran pengerjaan jalan tersebut, ujarnya
Pewarta, N T,