
Fajarinfoonline.com,”Makassar – Sebuah video yang memperlihatkan aksi nekat seorang ibu memanjat tali kapal di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, pada Selasa (18/3/2025), menjadi viral di media sosial. Aksi tersebut dilakukan oleh Mariama (32), seorang ibu lima anak, demi menjual roti kepada penumpang kapal untuk menghidupi keluarganya.
Dalam video yang diunggah oleh akun @pst0re, terlihat Mariama dengan penuh keberanian memanjat tali kapal hingga ke anjungan, meski berisiko jatuh ke laut. Aksi berbahaya itu mengundang perhatian banyak orang yang menyaksikan dengan perasaan waswas.
“Kasih ibu memang tak berbatas. Demi anak-anaknya, Mariama nekat memanjat tali kapal demi menjual roti kepada penumpang. Ini bukan sekadar keberanian, melainkan perjuangan seorang ibu yang tak ingin melihat anak-anaknya kelaparan,” demikian bunyi narasi dalam video tersebut.
Perjuangan Seorang Ibu
Mariama mengakui bahwa hidupnya berubah drastis setelah bercerai dengan suaminya. Kini, ia harus berjuang sendiri demi kelangsungan hidup kelima anaknya.
“Anakku ada lima, tiga masih sekolah, dua sudah tidak sekolah lagi. Saya manjat tali kapal untuk cari uang, jual roti,” ujar Mariama dengan suara bergetar.
Meski sadar akan bahaya yang mengintainya, Mariama mengaku tak punya pilihan lain.
“Saya berani, kalau jatuh itu sudah risiko saya, Pak. Yang penting anak-anak saya bisa makan,” katanya penuh ketegaran.
Potret Ketimpangan Sosial
Kisah Mariama menjadi potret nyata perjuangan seorang ibu dalam menghadapi kerasnya kehidupan. Di saat sebagian orang menikmati kemewahan, Mariama harus mempertaruhkan nyawanya demi sesuap nasi bagi anak-anaknya.
Video ini menuai berbagai respons dari warganet, banyak yang merasa terharu dan berharap ada bantuan untuk Mariama agar ia tak lagi harus mempertaruhkan nyawanya demi mencari nafkah.
Hingga kini, belum ada tanggapan dari pihak berwenang terkait kondisi Mariama. Masyarakat berharap pemerintah atau pihak terkait dapat turun tangan membantu agar ia dan anak-anaknya bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak.
Tim






