Gebyar Presentasi Akbar MJA 2022 Perkenalkan Bisnis Herbal Alami di Makassar.

fajarinfo@online.com,” PT Makin Jaya Agung (MJA) yang bergerak dibidang perdagangan khusus produk-produk alami memperkenalkan bisnis herbal di Kota makassar dengan tema “Raih Kesempatan Mengenal GAHARU. Bekerja Sama Menjalin Kemitraan Bersama MJA. Hidup Sehat Alami PENGHASILAN TANPA BATAS” , Sulawesi Selatan melalui seminar yang di gelar di kantor BPPAUD DAN DIKMAS SULSEL, minggu (9/1 /2022) .

Salah satu Ketua Asosiasi Promotor Kesehatan Sultra, Dr. Fikki Prasetya,S.km,M.Kes mengatakan pihaknya menjual produk-produk herbal alami berbahan dasar gaharu dan madu borneo dari hutan kalimantan pihaknya juga melakukan penjualan langsung pada produknya.

Turut hadir founder MJA H.Muhlis,S.Si dan Aipda H.Yoyok Dwi Handoko,Manajer MJA Muh.Yusuf Hafid S.ST.Pi

Ia mengungkapkan PT MJA merupakan salah satu perusahan yang memberdayakan penduduk lokal tanpa melibatkan pihak asing seperti beberapa produk herbal lainya yang juga ada di indonesia,tambahnya.

“PT MJA berbeda, punya ciri khas lokal. Punya perkebunan sendiri, pabrik sendiri, manajemen, sekolah bisnis hingga IT-nya adalah anak negeri. Ini yang perlu di dukung khususnya kehadiran di kota makassar ini sesuai arahan presiden kita, cintai produk kita. Ungkap Dr.Fikky

Ia merasa kota makassar patut berbangga dengan hadirnya PT MJA itu karna salah satu pemiliknya adalah putra daerah sultra

Dr.Fikky Prasetya menjelaskan herbal dari PT MJA memiliki skema berbeda di banding herbal lainya. Namun secara spesifikasi izinnya ia mengakui memiliki izin yang sama yakni izin penjualan langsung. Akan tetapi, MJA mengikuti semua regulasi di Indonesia terutama kesejahteraan semua mitranya.

“Masyarakat Indonesia harus tumbuh menjadi pengusaha. Hadirnya MJA dapat menumbuhkan semangat berusaha. Kita memberikan sekolah bisnis bagi siapapun tanpa memandang latar belakang asalkan punya kemauan,” harapannya.

Kegiatan berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,memakai masker dan cuci tangan agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19.

Karena sejatinya kita indah karena bukan seragam tapi kita indah karena kita beragam.

Laporan,” NINDAR

Editor,” m Fajar Saputra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *