MEDIALAH YANG MEMBANGUN ASPIRASI RAKYAT UNTUK KEMAJUAN NKRI

Fajarinfoonline.com,” Mendengar insan pers/media ada yang akan dihabisi itu sebagai berita biasa di masa orde baru.

Berapa banyak insan pers yang meninggal karena mengusik dynasti politik jaman orde baru.

Bacaan Lainnya

Yang paling menarik dari berita seorang wartawan dihabisi karena mengusik peranan kroni orde baru di Jogya tahun 1975 an.

Ketika itu majalah Tempo yang paling up date beritanya. Tempo sangat berani mengupas tuntas apa” yang terjadi di zaman orde baru.

Kalau tidak salah disitu ada yang namanya Gunawan Mohammad. Saya sendiri ikutan tertarik mengikuti buah tangan Goenawan Mohamad.

Alhamdulillah sampai sekarang wartawan itu masih dikaruniai umur panjang.

Dan beliaulah sebagai pendobrak terdepan pada pergerakan membuka mata dan telinganya para tokoh” gaek berkumpul di dalemnya Gus Mus.

Itu disampaikan karena ada relevansinya ada berita upaya mau memberangus Yunarto si surveyor itu.

Apa yang dilakukan Yunarto bersama kawan”nya mencoba membedah gambaran suara pemilih yang gelap menjadi terang.

Artinya Yunarto membuat hasil survey dan merilisnya sebagai konsumsi berita menentukan pilihan dimana ada pemilu, itu juga salah satu “minterke” dan mencerdaskan kehidupan rakyat agar tidak seperti pemimpin”nya seperti bebek.

Digiring kekiri dan kekanan mereka menurut, tidak tahunya mereka akan disembelih rasa sosialnya.

Tidak bisa dipungkiri bahwa keberadaan survey, berita koran, media elektronik radio dan tv lah yang bisa meminterkan dan mencerdaskan kehidupan rakyat.

Namun apabila survey, media koran dan media elektronik tv dan radio, apa yang disampaikan pada rakyat adalah berita kebenaran dan keadilan, maka rakyat ini akan lebih pinter dan cerdas.

Contohnya, ketika lengsernya SBY secara konstitusional, maka media survey, radio dan tv bisa membuat konsumsi berita yang mencerdaskan rakyat, maka yang dikedepankan adalah berita atau survey yang benar, maka lahirlah pemimpin baru yang namanya jokowi.

Jokowipun ketika diangkat rakyat sebagai presiden RI, diapun punya visi kedepan pembangunan yang sangat berbeda dengan visi presiden” sebelumnya.

Jokowi tahu bahwa ada yang bisa dimanfaatkan untuk mengangkat derajat dan nama besarnya, sehingga jokowi betul” memfaatkan uang rakyat betul” untuk pembangunan bangsa dan NKRI.

Itu semua dari hasil kemasan surveyor, media koran radio maupun televisi.

Demikian juga tentunya para surveyor, media radio dan tv pengamatannya harus sebagai mana insan pers dan survey bisa seperti lahirnya seorang pemimpin yang benar.

TV dan survey harus juga bisa cermat dalam memberitakan berita calon pemimpin masadepan yang dipilih pada pilpres 2024.

Jangan sampai ada uang anda disayang.
Kalau begitu sama saja bangsa ini akan menghapus dan menghancurkan hasil pembangunan 10 tahun yang lalu.

Karena apa. Karena survey dan insan radio dan tv salah menyaring dan menjaring calon presiden tahun 2024-2029.

Barangkali kekawatiran itu diungkapkan, bahwa prabowo gibran, anies muhaimin dan Ganjar~ Mahfud para insan pers itu sama” tahu dan memahami apa yang telah dilakukan para capres” diatas, baik karakter, elektabilitas sesungguhnya dan rekam jejaknya.

Sekarang mulai tampak survey dan tv menjaring capres” versi insan persnya sehingga kalau salah mengedit negara ini dipegang oleh perampok harta negara.

Semoga tidak ada lagi ada uang anda disayang, tidak ada uang anda ditendang.(***).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *