
Fajarinfoonline.com,”Maros- Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Maros , menggelar Musyawarah Daerah Ke XI yang diikuti seluruh Pengurus Cabang dan Ranting Se Kabupaten Maros .
Dan di buka Secara Resmi oleh Prof Dr.H.Ambo Asse, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Propinsi Sulawesi Selatan , berlangsung di Aula Masjid Al-Markas Kabupaten Maros, Minggu 28/5/2023.

Hadir dalam acara pembukaan MUSDA ke XI, ….
- Bupati Maros , H.A.S. Chaidir Syam , S.IP., M.H,
- Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiah Sulawesi Selatan, diwakli oleh Ibu Masriawati Malik,M.Th.I.
- Ketua PD.Muhammadiyah Kabupaten Maros H.M Amin Duddin Lc .
- Ketua Pimpinanan Daerah AIsyiah Kabupaten Maros .
- Perwakilan Kapolres dan Dandim Kabupaten Maros .
- Pimpinan Ormas Islam, anggota dan simpatisan aisyiah Maros .
- Tokoh agama dan undangan lainnya.
Turut hadir pula dalam kegiatan ini…
- Dr .Ir.Hj.A. Yulianih Paris,MSc anggota DPR Pusat . Ir.A.Muh.Irfan Anggota DPRD Propinsi Sulawesi Selatan .
Hj. Haeriah Rahman wakil Ketua DPRD Maros dari Fraksi PAN.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Maros H.M Amin Duddin Lc , mengatakan bahwa musyawarah daerah ini untuk menyampaikan pertanggung jawaban yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali .
Namun karena adanya wabah covid yang melanda kita selama kurang lebih 2 tahun sehingga kepengurusan diperpanjang menjadi 7 tahun.
Adapun acara pokok pada musda ini adalah laporan keadaan perserikatan , dan pemilihan anggota PDM yang baru untuk masa jabatan 5 tahun 2022-2027.
Selajutnya Amin Duddin , menyampaikan bahwa tema musda ke XI ini adalah , “Mencerdaskan Ummat Memajukan Maros “
Pada kesempatan ini pula ketua PDM Maros menyampaikan , ucapan terima kasih kepada Pimpinan Wilayah atas arahannaya .
Bapak Bupati Maros atas support yang diberikanan baik berupa moril maupun materil, serta semua unsur PDM Maros sehingga terlaksananya musda ini .
Bupati Maros dalam sambutannya menyampaiakn bahwa musyawarah daerah (MUSDA) merupakan forum musyawarah tertinggi bagi organisasi Muhamaadiayah di setiap tingkatan.
Lanjut Chaidir Syam menyatakan wajah organisasi Muhamamadiayah kedepan sangat dipengaruhi oleh hasil rumusan kali ini. Dalam garis-garis besar program muhammadiayah tersebut, selain harus memperhatikan keputusan-keputusan organisasi muhammadiayah di tingkat pusat dan propinsi, juga harus peka dan mampu menangkap aspirasi yang berkembang di masyarakat.
Bupati Maros yang juga ketua PAN Kabupaten Maros, mengharap musda ini akan semakin meneguhkan peran Muhammadiyah dalam ikut berpartisipasi aktif mengatasi problametika yang pemerintah Kabupaten Maros hadapi saat ini antara lain dibidang ekonomi, kesehatan dan sosial kemasyarakatan. Jelasnya
Disamping itu , Ketua DPW Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Selatan Prof Ambo Asse dalam sambutannya menyampaikan identitas muhammadiayah berupa gerakan islam, gerakan dakwah amal mahruf nahi mungkar yang beraqidah tauhid yang bersumber dari al quran dan hadist, as sunnah .
Lebih lanjut Prof Ambo Asse , menyampaikan tujuan perserikataan muhammadiaya adalah menegakkan dan menjunjung tinggi agama islam sehingga terwujud masyarakat islam yang sebenar-benarnya.
Ketua DPW Muhammadiyah Provinsi Sulawesi Selatan “Mengucapkan selamat melaksanakan MUSDA, semoga hasil dari MUSDA ini dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang startegis .
Dalam acara seremoni pembukaan MUSDA diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya Peragaan Atraksi Pencat Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Tarian melayu yang ditampilkan Anak-anak SMP Muhammadiyah, serta kegiatan donor darah yang dilaksanakan oleh PMI Makassar.
Sumber: Zainal Abidin
Editor : Edy Hadris .