
Fajarinfoonline.com,”Terkait salah satu pemberitaan media online dan blog spot yang menuding adanya perampasan kendaraan terhadap oknum anggota Polri dibantah oleh AA dan kawan kawan. Ia menyatakan bahwa apa yang dilangsir dalam pemberitaan itu adalah informasi yang tidak sesuai fakta dan itu hoax.
Sebagaimana dikutip, Dilangsir dalam pemberitan tersebut dengan judul
“Debt Collector yang bernama AA diduga mengamankan mobil beberapa oknum anggota polri di Terminal Litha”. Bahwa pada hari Jumat 27/01/2023 di terminal litha dekat Spn batua telah terjadi perampasan mobil milik oknum anggota yang di lakukan oleh Debt Collector sekitar 10 orang yang di bekingi oknum.
Menanggapi hal ini, AA yang merasa dirinya dituding memimpin sekitar 10 orang Debt Colector, merasa keberatan karena menurutnya tidak pernah melakukan penarikan ataupun perampasan kendaraan oknum anggota . Bahkan dalam pemberitaan itu menuding kami AA dan kawan kawan membantah keras tudingan ini apalagi sampai menyebut anggota institusi tanpa menyebut kata oknum, ini artinya telah menjastis intitusi melakukan bekking padahal seharusnya harus menulis nama oknumnya. Tegas AA
Lanjut AA, Bahkan pemberitaan blog spot itu memasang foto pejabat Bahkan dikatakan debt kolektor ini sudah dicari cari oleh polisi. Sungguh ini bagi kami adalah berita yang menyesatkan. Keluh , AA
Dalam konferensi yang digelar oleh AA dkk, Di Warkop Delta Jalan Toddopuli minggu 29 Januari 2023, dengan tegas menyatakan keberatan dan merasa dirugikan dengan adanya pemberitaan tersebut dan menuntut untuk kembali menayangkan hak jawab dan menyampaikan permohonan maaf dalam kurung waktu 3 × 24 jam Jika hal ini tidak diindahkan, maka kami dan kawan kawan bersama pengacara kami akan melakukan tindakan pelaporan secara resmi karena hal ini bagi saya sudah masuk delik pelanggaran uud ITE dan kode etik juga pencemaran nama baik.
Sekali lagi kami mengatakan bahwa berita tersebut itu tidak benar ( Hoax ) tutupnya.
Yoka Mayapada , selaku kuasa pendampingan hukum AA membenarkan jika hal ini telah dikoordinasikan dengan pihaknya dan bersedia melakukan pendampingan hukum terhadap AA, dkk.
Laporan,”Tim