
Fajarinfoonline.com,”Maros- Sebelum tampil Penceramah Cilik , Adnan Ahmad Mujahid yang akrab dengan panggilan sapaannya Adnan , didampingi oleh orang tuanya Shudi Nasir , melapor dan meminta izin pada panitia masjid untuk memberinya kesempatan tampil didepan jamaah tarawih untuk menyampaikan ceramah yang di beri judul ” KEUTAMAAN MEMBACA AL ‘QURAN . Yang berlangsung di Masjid Besar Jannatul Firdaus Kel. Bontoa Kec. Mandai Kab. Maros. Rabu , 18/04/2023.
Setelah sholat isha di kerjakan secara berjamaah, protocol (MC) membuka acara .
Begitu namanya disebut, ia langsung berdiri menuju mimbar tanpa ada sedikit pun rasa canggung .
Setelah siap Adnan mengetes mikrofon, begitu berbunyi ia lalu memulai ceramahnya dengan mengucapkan salam.
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh” dengan suara yang keras sehingga mengagetkan jama’ah, dengan membalas salam penceramah “Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh”
Alhamdulillah bapak ibu dan jamaah mesjid pada malam ini, kita di berikan kesehatan dan kesempatan sehingga bisa duduk bersimpuh malam ini tak lain dan tak bukan untuk menunaikan kewajiban kita yakni menunaikan ibadah sholat isha yang nantinya akan dilanjutkan dengan sholat tarawih.

Salam dan taslim kita kirimkan ke junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang telah membawa umat manusia dari lembah yang gelap ke lembah yang penuh dengan cahaya terang benderang, sehingga perjuangan Rasulullah telah kita rasakan hingga sekarang.
“Bapak, ibu bagaimana kabarnya? Tanya Adnan pada jamaah.
“Sehat alhamdulillah”, jawab jamaah serentak.
Alhamdulillah kalau begitu. Bapak ibu apa sudah siap mendengarkan ceramah dari Adnan , tanya Adnan kembali pada jama’ah.
“Siap” Jawab jama’ah secara serentak.
“Malam ini Adnan akan membawakan satu ceramah singkat dengan judul ” KEUTAMAAN MEMBACA AL’QURAN.
Setelah itu Adnan lalu melanjutkan ceramahnya, terlihat interaksi penceramah dengan jama’ahnya, terkadang pula Adnan bercerita hingga membuat jamaah mesjid itu tertawa karena guyonan dari ceramahnya.
20 menit ceramah tak terasa, Adnan lalu menyimpulkan isi ceramahnya dan menutupnya dengan salam setelah itu turun dari mimbar menuju tempat duduknya kembali.
Kejadian seperti ini mungkin sudah sering kita jumpai di Masjid Masjid yang lain , namun ia memang masih belia dan anak-anak , tapi semangatnya untuk membawakan ceramah kepada para jamaah sangat berapi-api.
Dukungan orang tua untuk mensupport anak anak kita untuk tampil maksimal harus menumbuhkan rasa percaya diri pada anak kita, sehingga saat tampil akan all out, tampil bagus, tak mengecewakan, dan membanggakan orang tua.
Dai cilik tersebut telah berani menyampaikan ayat dan hadist, berani memberikan pencerahan lewat ceramahnya dan ini tentunya sangat dibutuhkan di era sekarang.
Pewarta : ( Edy Hadris ).