KELUHAN WARGA SERINGNYA TERJADI KRISIS AIR BERSIH DI MUSIM HUJAN.
DI. KAB. MAROS.

Fajarinfoonline com,”Sejumlah warga mengeluhkan pelayanan PDAM Maros terkait dengan kerisis air bersih buat keperluan kebutuhan sehari hari.
Minggu , 1 Januari 2023.

Kebutuhan ini tidak bisa dipungkiri oleh semua warga , karena sumber air paling penting dalam kehidupan , sebab banyak aktifitas sehari hari menggunakan air , diantaranya seperti Mandi , Memasak , Minum , bahkan masih banyak kebutuhan dengan menggunakan air .

Sejak musim hujan melanda beberapa pekan ini , kerisis air bersih merembes kemasyarakat , saluran air terkadang tidak jalan dan terkadang airnya menjadi keruh .

PDAM Kabupaten Maros yang memiliki sumber air yang cukup besar bahkan jadi objek Wisata yang terletak diwisata alam Banting murung Bulusaraung , sebagai sumber air bersih untuk warga Kabupaten Maros Sul – Sel.

Namun sering kali terjadi kerisis air bersih di Kabupaten Maros , bahkan hampir setiap bulan terjadi air tidak mengalir kerumah warga , dalam dua hari.

Penyebabnya seringnya ada kerusakan , kebocoran pipa dan kerusakan mesin.

Masyarakat Maros banyak yang mengeluhkan pelayanan PDAM Maros dikarenakan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat kalau ada kerusakan atau perbaikan dan pembersihan.

Nampak keluhan warga yang di-posting di media Sosial , Info Kejadian Maros , banyak komentar para Netizen tentang buruknya pelayanan PDAM .

Salah seorang petugas PDAM , saat dihubungi oleh Awak Media , terkait hal ini mengatakan Kurangnya Sosialisasi Kepada Masyarakat dikarenakan tidak adanya bagian Humas.

Salah seorang warga Maros juga mengeluhkan , karena sering air yang mengalir dari pipa PDAM , Kerumahnya menjadi Keruh . Menurutnya pihak PDAM mengecek setiap saat , Kemungkinan ada saluran pipa yang Bocor , yang mengakibatkan air yang mengalir kerumah warga menjadi Keruh.

Pasca banjir melanda Kabupaten Maros air tidak mengalir sampai Dua Hari , padahal saat itu banyak warga yang terdampak banjir , ingin membersihkan rumah mereka dari sisa lumpur yang terbawa air. Tutur warga tersebut.

Laporan,” Edy Hadris

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *