







Fajarinfoonline.com,’ Makassar-Acara pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Desa Bersatu Tingkat Provinsi yang digelar di Lapangan Karebosi, Makassar, pada hari ini, Selasa (10/09/24) malam Acara yang di buka langsung oleh Ketua DPD desa bersatu Bapak Muhammad Asri Anas ini, merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak kepolisian dalam menciptakan desa yang mandiri dan sejahtera serta sebagai wadah aspirasi untuk masyarakat desa bersatu
Pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Desa Bersatu Tingkat Provinsi yang diselenggarakan di Lapangan Karebosi merupakan momen yang sangat berarti bagi perkembangan organisasi kemasyarakatan dan pemerintahan desa.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, pejabat daerah, serta para tokoh dan anggota DPD yang baru dilantik, menciptakan suasana yang penuh semangat dan harapan. desa bersatu membangun
Dalam pelantikan tersebut, para pengurus diharapkan dapat menjalankan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya, mengutamakan pengabdian kepada masyarakat, dan berkomitmen untuk menciptakan inovasi yang mendukung pembangunan desa. Langkah awal yang dicanangkan dalam pelantikan ini adalah peningkatan kerjasama antara DPD dengan pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dalam setiap program yang direncanakan setiap desa bersatu membangun.

ARUMI Ketua DPD Sulsel berharap agar ke depannya seluruh kepala desa di Sulawesi Selatan agar selalu kompak bersatu membangun desanya Demi tercapainya Indonesia maju , Selain itu, pelantikan ini juga menjadi jembatan komunikasi antara desa-desa di bawah naungan Desa Bersatu, mendorong sinergi dan kolaborasi untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi. Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, diharapkan DPD dapat memberikan kontribusi nyata, mengoptimalkan potensi yang ada, serta menyusun strategi yang efektif dalam mewujudkan desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.harapnya
Dengan harapan besar dan dukungan penuh dari semua pihak, pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di tingkat provinsi.
laporan,’Tim