
Fajarinfo@online.com,”Hanya berselang sehari setelah melakukan tindak pidana pembunuhan tim khusus reaksi cepat Polsek Tallo dengan sigap bergerak cepat mengejar Pelaku Penikaman tersebut, yang diketahui bernama Syamsir, usut demi usut Akhirnya pelaku yang keseharian sering mengkomsumsi obat- obatan terlarang,Akhirnya diringkus dirumah orang tuanya ,diGontang ,Tanjung Merdeka ,tanpa perlawanan apa apa tersangka langsung diciduk Oleh aparat hukum Polsek Tallo 08 siang tadi 30 November 2020, Ujar sumber di Kepolisian.

“Inseden ini terjadi diJalan Indah Raya ,perempatan empat kampung Jakarta (KPJ) Kelurahan Panamppu Kecamatan Tallo kota makassar korban dan tersangka satu keluarga ,dalam perselisihan paham ,terjadi sejak kemarin istri pelaku yang bernama Narti menikam saudara’nya sendiri yang tuna wicara (Adi) hinggah dirujuk kerumah sakit Bhayangkara

“Tidak puas pelaku menganiaya saudaranya dengan menikam kepala dan punggungnya Narti kembali menghasut suaminya untuk menikam kakak iparnya sendiri yaitu korban Almarhum Iwan,suami dari adeknya (Anti)
“Menurut istri korban ,dan kerabat Almarhum serta tetangganya ,Narti ,memiliki suami Dua orang laki laki ,dan sampai sekarang ini masih tetap berhubungan dengan kedua suaminya ,karna tidak punya ikatan perceraian ,sehinggah kedua suaminya ,masih mendapatkan pelayanan yang sama ,Namun secara bergantian ,bila suami keduanya berangkat kerja maka suami pertamanya ,yang datang menemuinya , begitupun sebaliknya ,
Inilah yang menjadi pemicuh persoalan dalam rumah tangga dan keluarganya ,apabila diberi nasehat ,oleh para saudaranya ,serta orang tuanya ,Narti dikenal sebagai seorang perempuan pendegar ,dikedua lengan tangannya penuh dengan luka iris iris,setiap diberi pemahaman selalu mengancam ingin membunuh semua saudaranya ,dengan mengandalkan kedua suaminya.dan Akhirnya kesampaian niatnya membunuh salah satu dari keluarga mereka
“sampai saat ini,pihak kepolisian sektor 08 Tallo masih melakukan pengejaran terhadap salah seorang pelaku,yang mengakibatkan tewasnya korban,kuat dugaan istri pelaku Narti buron ,bersama mantang suami ,pertamanya yang berinsil (A) ujar Ipda Muhiddin
( Arieawan Tihtah Kurawa )