Fajarinfoonline.com,” Titik lokasi pengungsian korban gempa magnitudo 5,8 SR yang kembali mengguncang Provinsi Sulawesi Barat, dan beberapa wilayah lainnya di Kota Mamuju, pada sekira pukul 12.32.36 WIB, Rabu, (8/6) siang lalu, dilaporkan, semakin melebar dan bertambah.
Kali ini, pengungsi tidak hanya memadati lokasi kompleks BTN Puncak Indah Resident Tomakaka, Salupangi, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, dan area pegunungan Kecamatan Tappalang.
Akan tetapi, pengungsi yang berjumlah kurang lebih delapan ribu orang, kini, dikabarkan mulai memadati area stadion Manakkara, Lapangan Ahmad Kirang, Kecamatan Tappalang Barat, dan Desa Sumare, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.
Hal ini disampaikan Nurhayati, salah seorang warga kota Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat, (10/6) dini hari.
Lokasi pengungsiang tersebar di area stadion Manakkara dan Lapangan Ahmad Kirang yang ditempati oleh warga kota Mamuju.
Pengungsian lainnya tersebar di Desa Sumare, Kecamatan Simboro yang juga ditempati secara khusus oleh warga Sumare.
Data ini kata dia, belum termasuk lokasi-lokasi lain yang belum sempat teridentifikasi secara resmi.
Pasalnya warga rata rata masih trauma dan takut kembali ke rumah, lebih memilih untuk mengungsi di lokasi terbuka yang dianggap lebih aman, pungkasnya.
Pewarta,”Andi Fadly Daeng Biritta
Editor,” m Fajar Saputra






