Warga Barru Keluhkan Maraknya Balap Liar di Jalan Poros Makassar–Barru, Minta Polisi Bertindak Tegas

 

Barru — Keluhan masyarakat kembali mencuat terkait maraknya aksi balap liar yang terjadi di sepanjang jalan poros Makassar–Barru. Kawasan yang paling sering dijadikan arena kebut-kebutan yakni mulai dari depan Masjid Mujahidin Bottoe Barru hingga depan Toko Cahaya Fajar Barru. Aksi ini biasanya berlangsung pada malam hari dan memuncak setiap malam Minggu.

Sejumlah warga mengungkapkan keresahan mereka atas kegiatan balap liar tersebut. Tidak hanya mengganggu kenyamanan istirahat warga, aktivitas tersebut juga dinilai sangat membahayakan pengguna jalan lain. Para pelaku balap liar kerap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi disertai suara bising dari knalpot yang telah dimodifikasi.

Baca:  HUT Bhayangkara Ke-76 Tahun di Rangkaikan Gerakan Penanaman Pohon

“Hampir setiap malam Minggu pasti ada. Kadang sampai lewat tengah malam. Suara motor sangat berisik dan mengganggu istirahat warga,” ujar Jamaliah, seorang warga setempat, Minggu 7 Desember 2025.

Selain menimbulkan kebisingan, warga juga mengeluhkan risiko kecelakaan lalu lintas. Beberapa pengendara sempat nyaris tertabrak akibat aksi ugal-ugalan para pelaku balap liar tersebut.

Baca:  Kapolda Sulsel Bersama Instansi Terkait Melaksanakan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Dan Psikotropika Hasil Pengungkapan Bulan Januari Sampai Agustus 2022

Melihat kondisi yang semakin meresahkan, masyarakat berharap pihak Polres Barru mengambil langkah tegas. Warga meminta agar patroli rutin dilakukan pada titik-titik yang sering dijadikan lokasi balap liar untuk mencegah potensi kecelakaan dan keributan.

“Kami berharap adanya patroli dan penindakan. Jangan menunggu ada korban dulu,” harap seorang warga lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian dikabarkan masih menerima laporan dari masyarakat terkait maraknya balap liar di wilayah tersebut. Warga berharap upaya penertiban segera dilakukan demi menciptakan situasi aman, nyaman, dan tertib lalu lintas di Kabupaten Barru.

Baca:  Kuasa Hukum Kelompok Tani Swadaya Makmur Kutim : Orang Yang Mengklaim Lahan Pertanian di Teluk Lingga Salah Objek

Masyarakat menekankan pentingnya perhatian serius dari aparat kepolisian agar fenomena balap liar di jalur utama ini dapat diminimalisir dan keamanan lingkungan tetap terjaga.

Tinggalkan komentar